┏━࿐❁✿●••• ﷽ •••●✿❁࿐━┓
💫MELEWATI SHIRAT SEPERTI
KILATAN CAHAYA
••• ════ ༻🌟༺ ════ •••
Setelah semua manusia dihisab, maka mereka digiring untuk melewati sirath, yaitu titian yang menghubungkan Mahsyar dan Surga. Diterangkan, bahwa orang-orang yang ketika hidupnya rajin shalat tahajjud, mereka berhasil melewatinya secepat seperti kilatan cahaya. Inilah balasannya yang paling ditunggu-tunggu.
Keadaan sirath dan neraka digambarkan dalam sebuah hadits, "Sesungguhnya ketika manusia melewati jembatan, maka api neraka berada di bawah telapak kaki mereka. Ada pula api yang berada di atas kepala mereka, ada pula yang berada di belakang dan di depan mereka."
Keberhasilan melintasi shirath tergantung kesungguhan kita dalam meniti "ash shirath al-mustaqim" (jalan lurus) yakni, menjalankan agama Allah ketika di dunia. Jika di dunia kita menjauhi laranganNya dan melaksanakan perintahNya, maka kita mudah melintasi shirath.
Ketika melintasi shirath, orang-orang Islam terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah orang-orang yang komitmen dengan agamanya. Mereka berada di barisan depan. Sedangkan kelompok kedua adalah orang-orang yang mengaku Islam tapi sebenarnya membenci Islam. Mereka ini orang-orang munafik, yang berjalan di barisan belakang. Di antara rombongan pertama dan kedua ada pembatas, sehingga barisan belakang tidak bisa mendahului barisan depan.
Kelompok pertama diberi cahaya oleh Allah. Dengan cahaya itu, mereka bisa melewati jembatan yang sangat kecik lagi tajam itu dengan mudah. Penerangan cahaya tergantung pada kebaikannya. Semakin banyak beribadah dan berbuat baik, cahayanya semakin besar.
يَوْمَ تَر ىَ اْلمُئْ مِنِيْنَ وَاْلمُئْ مِنَتِ يَسْعَى نُوْرُ هُمْ بَيْنَ اَيدِيْحِمْ وَبِاَيْمَا نِحِمْ
"Pada hari itu engkau melihat orang-orang mukmin cahaya mereka menerangi dari hadapan dan kanan mereka." {QS Al-Hadid ayat 12}
📜Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah telah menciptakan shirath yang membentang di atas neraka, yaitu jembatan yang terletak di tengah-tengah neraka Jahannam yang sangat licin dan dapat menggelincirkan. Jembatan ini mempunyai tujuh qantarah (pos), yang setiap pos jaraknya sama dengan perjalanan 3.000 tahun, seribu tahun berupa tanjakan yang tinggi, seribu tahun berupa dataran, dan seribu tahun berupa lereng yang curam. Dia lebih kecil dan lembut dari pada rambut, lebih tajam daripada pedang, dan lebih gelap dibandingkan malam yang pekat. Setiap gardu mempunyai tujuh cabang, setiap cabang bentuknya bagai panah yang ujungnya tajam. Duduklah setiap hamba di atas setiap gardu tersebut dan ditanyakan kepadanya tentang perintah-perintah Allah." {HR Muslim}
┗━࿐❁✿•••🌟•••✿❁࿐━┛
💫MELEWATI SHIRAT SEPERTI
KILATAN CAHAYA
••• ════ ༻🌟༺ ════ •••
Setelah semua manusia dihisab, maka mereka digiring untuk melewati sirath, yaitu titian yang menghubungkan Mahsyar dan Surga. Diterangkan, bahwa orang-orang yang ketika hidupnya rajin shalat tahajjud, mereka berhasil melewatinya secepat seperti kilatan cahaya. Inilah balasannya yang paling ditunggu-tunggu.
Keadaan sirath dan neraka digambarkan dalam sebuah hadits, "Sesungguhnya ketika manusia melewati jembatan, maka api neraka berada di bawah telapak kaki mereka. Ada pula api yang berada di atas kepala mereka, ada pula yang berada di belakang dan di depan mereka."
Keberhasilan melintasi shirath tergantung kesungguhan kita dalam meniti "ash shirath al-mustaqim" (jalan lurus) yakni, menjalankan agama Allah ketika di dunia. Jika di dunia kita menjauhi laranganNya dan melaksanakan perintahNya, maka kita mudah melintasi shirath.
Ketika melintasi shirath, orang-orang Islam terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah orang-orang yang komitmen dengan agamanya. Mereka berada di barisan depan. Sedangkan kelompok kedua adalah orang-orang yang mengaku Islam tapi sebenarnya membenci Islam. Mereka ini orang-orang munafik, yang berjalan di barisan belakang. Di antara rombongan pertama dan kedua ada pembatas, sehingga barisan belakang tidak bisa mendahului barisan depan.
Kelompok pertama diberi cahaya oleh Allah. Dengan cahaya itu, mereka bisa melewati jembatan yang sangat kecik lagi tajam itu dengan mudah. Penerangan cahaya tergantung pada kebaikannya. Semakin banyak beribadah dan berbuat baik, cahayanya semakin besar.
يَوْمَ تَر ىَ اْلمُئْ مِنِيْنَ وَاْلمُئْ مِنَتِ يَسْعَى نُوْرُ هُمْ بَيْنَ اَيدِيْحِمْ وَبِاَيْمَا نِحِمْ
"Pada hari itu engkau melihat orang-orang mukmin cahaya mereka menerangi dari hadapan dan kanan mereka." {QS Al-Hadid ayat 12}
📜Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah telah menciptakan shirath yang membentang di atas neraka, yaitu jembatan yang terletak di tengah-tengah neraka Jahannam yang sangat licin dan dapat menggelincirkan. Jembatan ini mempunyai tujuh qantarah (pos), yang setiap pos jaraknya sama dengan perjalanan 3.000 tahun, seribu tahun berupa tanjakan yang tinggi, seribu tahun berupa dataran, dan seribu tahun berupa lereng yang curam. Dia lebih kecil dan lembut dari pada rambut, lebih tajam daripada pedang, dan lebih gelap dibandingkan malam yang pekat. Setiap gardu mempunyai tujuh cabang, setiap cabang bentuknya bagai panah yang ujungnya tajam. Duduklah setiap hamba di atas setiap gardu tersebut dan ditanyakan kepadanya tentang perintah-perintah Allah." {HR Muslim}
┗━࿐❁✿•••🌟•••✿❁࿐━┛
Tidak ada komentar:
Posting Komentar