Jangan kegiatan bid’ah sebagai pengganti
Sebagian orang memiliki niat yang baik dalam beragama akan tetapi caranya yang salah. Inilah yang dilakukan oleh mereka yang melakukan perbuatan bid’ah (sesuatu yang diada-adakan dalam agama dan tidak ada tuntunan dalam syariat). Mereka mengganti kegiatan malam tahun baru dengan kegiatan bid’ah. Misalnya :
- Menggelar shalat malam, doa dan dzkir bersama ketika malam tahun baru
- Menggelar acara Islami dengan versi Islami ketika malam tahun baru misalnya konser nasyid, ceramah dan penggalangan dana
Maka itu tidak dibenarkan dalam Islam. Karena bid’ah amalannya tertolak dan mendapat ancaman yang serius.
Dalil mereka :
“daripada kita merayakan tahun baru, tahun masehinya orang kafir, lebih baik kita buat acara yang Islami”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
“Hati-hatilah dengan perkara yang diada-adakan karena setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.”[2]
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.”[3]
Semoga Allah senantiasa membimbing kita ke jalan yang lurus. Amin
Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ
وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ
لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ , قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ
وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ
“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian
sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika
orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit
sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para
sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah
Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim
no. 2669)
Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/3076-mengikuti-gaya-orang-kafir-tasyabbuh.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar