●Adab sebelum buang hajat :
- Mencari tempat yang kosong dari manusia dan juga jauh dari pandangan-pandangan manusia.
- Tidak memasukkan sesuatu yang ada lafadz allah tatkala hendak masuk kedalam tempat buang hajat.
- Mendahulukan kaki kiri tatkala masuk ke tampat buang hajat.
- Hendaklah membaca : ((بسم الله،اللهم إني أعوذبك من الخبث والخبائث))." Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki maupun perempuan " (Hr. Bukhori :139)
- Agar tidak menyingkap aurotnya terlebih dahulu sampai mendekati tanah.
- Tidak menghadap atau membelakangi kiblat tatkala buang hajat.
- Tidak membuang hajat ditempat berteduhnya orang atau ditempat lalu lalang manusia atau di sumber air atau di pohon-pohon.
- Tidak berbicara tatkala buang hajat.
● Adab setelah buang hajat :
- Tidak beristinjak (bersuci)dengan tulang atau kotoran,atau dengan benda yg berharga,atau benda benda yg memiliki harga seperti makanan dll.
- Tidak cebok dengan tangan kanan dan juga tidak memegang kemaluan dengan tangan kanan.
- Bersuci dengan batu yg jumlah nya ganjil seperti 3 batu ,apabila tidak mencukupi maka dengan 5 batu.
- Jika ia ingin menggabungkan antara bersuci dengan air dan dengan batu,maka didahulukan bersuci dengan batu kemudian dengan air. Jika ingin mencukupkan salah satu dari keduanya (pakai batu saja atau pakai air saja) maka hal tersebut sudah di anggap bersuci.
- Keluar kamar mandi dengan kaki kanan
- Mengucapkan doa ketika keluar dari kamar mandi : ((غفرانك)) " Ya Allah aku memohon ampunanmu ".
┈┉┅━━━•❖📗📕📘❖•━━━┅┉┈
🖋️ _Diterjemahkan_ Oleh Al-akh Gaung Ibnu Itsnaini حفظه الله تعالى.
🔎 _Dikoreksi_ Oleh Al-ustadz Nadhirin. Lc حفظه الله تعالى.
📖 _Disadur_ Dari kitab Khulashotul kalam fi arkanil islam(Penjelasan ringkas rukun-rukun islam).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Tidak ada komentar:
Posting Komentar