Rabu, 13 Januari 2021

Sedekah Pada Kerabat Lebih Utama

 πŸ”° *SEDEKAH PADA KERABAT LEBIH UTAMA* 🚻 

πŸπŸ€πŸπŸ€πŸπŸ€


πŸ”Ή _Dari Salman bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,_


_“Sesungguhnya sedekah kepada orang miskin pahalanya satu sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat pahalanya dua; pahala sedekah dan pahala menjalin hubungan kekerabatan.”_

_(HR. An Nasai, no. 2583; Tirmidzi no. 658; Ibnu Majah, no. 1844. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)_


πŸ”Έ _Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengatakan pada Zainab istri ‘Abdullah bin Mas’ud yang ingin memberikan zakat pada suaminya dan anak yatim dalam asuhannya, beliau bersabda,_


_“Benar, untuk sedekah kepada kerabat akan mendapatkan dua ganjaran: (1) pahala menjalin hubungan kerabat, (2) pahala sedekah itu sendiri.”_

_(HR. Bukhari, no. 1466; Muslim, no. 1000)_


πŸ”Ή _Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengatakan kepada Abu Thalhah yang ingin menyedekahkan kebun Bairaha, kebun kurma terbaik miliknya,_


_“Saya berpandangan bahwa yang terbaik adalah engkau berikan sedekahmu itu kepada kerabatmu.”_

_(HR. Bukhari, no. 5611; Muslim, no. 998)_


πŸŽ™️ _Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menyatakan,_


_“Boleh memberikan zakat kepada kerabat selama itu bukan jadi tanggungan nafkah dari orang yang memberi zakat. Kalau yang diberikan zakat adalah orang yang masih dalam tanggungan nafkah, maka tidak dibolehkan.”_

_(Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 20278)_


πŸ”Έ _Kapan anak wajib memberikan nafkah kepada orang tua? Al-Qadhi Abu Syuja’ dalam Matan Al-Ghayah wa At-Taqrib menjelaskan,_


*Nafkah anak untuk kedua orang tua dihukumi wajib ketika memenuhi dua syarat:*

*1. Miskin dan tidak kuat dalam mencari nafkah, atau*

*2. Miskin dan gila (hilang ingatan)*


πŸ“š *FIQIH WANITA*


〰〰〰〰🌺🌺🌺🌺〰〰〰〰


πŸ“‘ Mari sebarkan dakwah bersama kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar